Long Weekend
Liburan panjang ini hanya saya habiskan di rumah, mempercantik diri, merelaksasikan tubuh, mempertebal iman dan takwa serta mensetting ulang pemikiran. Tanpa perlu bertapa di dalam gua maupun di puncak gunung manapun, hanya stay at home saya rasa cukup untuk meritualkan diri dengan beribadah.
[Pengakuan Dosa] terhadap Allah SWT sebagai pemilik saya dan kehidupan, karena akhir-akhir ini berada jauh dari genggamanNya maka saya mulai merefleksikan diri kembali ke jalanNya. Melaksanakan ibadah dengan tepat waktu, menundukkan kepala sambil mengakui dosa, menengadahkan tangan untuk meminta ampunanNya, mengkhusyukan diri, melafazdkan ayat-ayat suciNya, memanggil tiap-tiap namaNya dalam dzikir. Insyaallah semua berjalan normal dan menjadi kebiasaan lagi. Amien. InsyaAllah
Harusnya liburan ini saya isi dengan touring motor ke Sukabumi bersama kakak tercinta dan teman-teman di sekitar rumah. Tapi urung karena tidak ada mobil [udah ga kuat naik motor berlama-lama, sepertinya fase 20an saya berfungsi dengan normal..hehe] lagipula tidak ada teman perempuannya juga. Biasanya saya stay cool ajah ketika touring kemanapun and only me the girl between others tapi untuk kali ini saya malas, udah ga jamannya lagi metal-metal. Akhirnya saya hanya merelakan cam-dig kesayangan untuk dipakai kakak dan anak-anak itu berpose dengan narsisnya ketika holiday [hhh…*menghela nafas*]. Ya nanti tinggal liat fotonya ajah, untuk kali ini postpone narsis dulu deh.
Waktu libur dihabiskan dengan menonton dvd dan setelah menonton semua dvd korea yang seminggu lalu saya beli, menonton koleksi film kakak yang ada dibox dvdnya. Ada beberapa hal menarik dari film-film yang saya tonton, tapi yang lebih membuat message itu malah film-film korea menurut saya [karena saya terlalu cinta film korea kah?? Hmm mungkin saja tapi memang bagus kok]. Film korea yang saya tonton judulnya yaitu Mr. Seducing Perfect, Hwang Jin Yi, Love Phobia dan Shawdow In The Palace, sedangkan untuk film barat berjudul Dedication dan Jan Dara 3 itu sepertinya Thailand Film gitu deh.
Saya merekomendasikan ke empat film Korea itu tapi tidak untuk film dua terakhir yang bukan korea. Film Mr. Seducing Perfect itu bengenre comedy-romantic, sangat fresh, cukup funny dan sedikit ada message motivator di dalamnya buat cewe2 yang sering merasa dikecewakan para lelaki, cukup asyik untuk ditonton sekedar merilekskan diri sejenak. Film Hwang Jin Yi merupakan legendary courtesan based on novel by North Korean writer Hong Suk Joong, mentalitas dari Jin Yi yang tadinya merupakan wanita aristokrat yang kemudian mendapati kenyataan bahwa terlahir sebagai anak pelayan dan kemudian memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup sebagai gesaeng [geisha in japan or wanita penghibur alias pelacur versi indonesia] seperti almarhumah ibunya, sangat drama dan membuat saya “melek” akan kebudayaan korea. Film ketiga yaitu Love Phobia ini drama romantic, yang awalnya membuat saya tertipu bahwa memang benar tokoh utamanya si Ari adalah anak yang kena kutukan dan terlahir dari planet lain, kisah percintaan yang menyayat hati, mengiris kalbu dan menguras air mata *lebay mode on* tapi di film ini ditampilkan juga bagaimana seorang ODA yang terinfeksi AIDS karena kesalahan rumah sakit pada saat menberikan transfusi darah dapat menerima kenyataan hidupnya dan berusaha bertahan dengan pemikiran-pemikiran yang unreachable for me, it’s amazing…and that was touching, cowo2 perlu nonton nih coz in this film showing how a man respected the women whos loved. Untuk film yang terakhir yaitu Shadow In The Palace yaitu pure drama, bagaimana seorang perawat kerajaan berusaha mengungkapkan kebenaran dibalik meninggalnya sang dayang [pelayan] selir, mengungkapkan siapa saja yang bersalah, trik balas dendam yang absurd or out of logicly [menurut saya] dan siapakah ibu dari calon pewaris tahta tersebut, hmm film ini sedikit horor tapi lebih banyak mikir pada saat nontonnya dan endingnya jadi ga seseru prosesnya.
Kalau untuk The Dedication dan Jan Dara 3 saya ga espect untuk ditonton karena The Dedication itu agak membosankan, kurang ekspresif dan interaktif, alurnya lama, dan kurang touchy deh. Untuk Jan Dara 3 duh ga usah ditonton deh, ceritanya hampir sama kaya sinetron-sinetron Indonesia cuma dibikin agak gelap ajah karena lebih banyak adegan sex-nya, ya secara this story about sex, guilt and retribution gitu loch,,hehe.
So finally after watching that movie many things to take by my self…
Menjadikannya pelajaran dalam menapaki kehidupan serta menjalaninya sesuai dengan kepribadian kita ajah, ga perlu untuk menjadi orang lain, ambil hal yang positif dan buang yang negatifnya.
Saya harus sangat, sangat ikhlas untuk menjalani garis kehidupan ini, berusaha untuk tetap berada di jalanNya dan jangan pernah mengeluh untuk hal-hal yang tidak perlu dikeluh-kesahkan. Ya Allah Ya Robb tolong jangan lepas aku dari seribu rasa genggamanMu dan biarkanlah aku ikhlas untuk menerima paket kehidupanku. Amien…
Astagfirullahaladzim…3x
Alhamdulillahirobilalamin,,,3x
Pertanyaan : Nyambung ga cerita, tulisan sama review dari film yang gw tonton?? Kayanya kaga deh..hehehe..nontonnya apa, doanya apa??

ku doakan juga non enie cepet dpt "someone" yang mau non enie satu paket komplit plit plit plit...amieeeen
Posted by: krishnawan | March 24, 2008 01:56 AM
Ralat : Judul filmnya Seducing Mr. Perfect bukan Mr. Seducing Perfect..hehehe maaph yak
Posted by: 'eNon eNie' | March 24, 2008 06:49 PM
alo cha....wah maap neh baru baca blogmu....orang baru dibuatin FS ma tyo brsan,hehehe!
btw....ak komen bwat doamu ja deh,scara gak tau film2 tu je;p!yup,hidup tu mang harus ikhlas,satu hal yg ak rasa jg sangat amat(amat br KKN,akhmad misbakul munir;p) sulit,life is not always like what we want...yah pengalaman memang mahal ya.....balikin aja smua hal tu ma Allah...couse only Allah that knows what the best 4 us.....be strong cha....Allah will always help u....all we need 2 do just ask for help.....and Allah will help us....believe in it....
Posted by: Widantoro | May 22, 2008 05:41 AM