i hate u
Aku kan sudah bilang jangan datang jika
kedatanganmu itu hanya akan membuat penderitaan, hanya akan membuatku menitikan
air mata dan jika itu membangunkan rasa marahku. Aku sudah bilang waktu kita
pertama kali bertemu dan berkomunikasi secara verbal.
Tapi mengapa kamu harus datang ke sini dan mengapa kamu
harus ada dalam kehidupan ini??
Saat kamu tau apa alasanku menutup pintu hatiku, aku pikir
kamu mengerti bahwa tak mudah untuk membukanya
Saat kamu tau traumaku akan arti “kedekatan”, aku pikir kamu
tak sama dengan mereka itu
Saat kamu mencoba tahu siapa aku, aku pikir kamu benar-benar
mau mengerti aku
Saat kamu mulai tanya pribadi kriteriaku, aku pikir kamu
berminat merefleksikan diri
Saat kamu menanyakan tentang keluargaku, aku pikir kamu akan
bercerita siapa kamu sebenarnya
Saat kamu bercerita tentang keseharianmu, aku pikir kamu
berniat untuk membuatku mengerti kamu
Saat kamu mulai berani melayangkan cita-cita dihadapanku,
aku pikir memang kamu mau bertukar fikir denganku
Saat kamu membuat lelucon disela pembicaraan, aku pikir kamu
akan terus bikin aku tersenyum
Saat kamu membuat janji-janji itu, aku pikir kamu akan
menepatinya suatu saat nanti
Saat kamu mulai mendekatiku, aku pikir kamu memang mau
mencoba buka pintu hatiku
Saat kamu mengutarakan niat-niatmu, aku pikir kita punya
satu visi ke depan
Saat kamu mengintensivkan frekuensi komunikasi, aku pikir
kamu ingin memperlancar semuanya
Saat kamu pertama kali datang berkunjung, aku pikir akan ada
kunjungan-kunjungan berikutnya
Saat kamu bercerita tentang banyak hal, aku pikir kita pasti
akan selalu bertukar pikiran
Saat kamu bilang akan menemaniku dikala sepi, aku pikir kamu
pasti datang untuk menemaniku
Saat kamu menyentuh tangan ini, aku pikir kamu akan
menggenggamnya dengan erat
Saat kamu menggenggam tanganku kemudian, aku pikir kamu
merasakan apa yang terasa
Saat kamu merentangkan tangan untuk memelukku, aku pikir
akan ada banyak pelukan saat aku butuh kamu
Saat kamu memelukku, aku pikir itu pelukan yang hangat dan tulus
tanpa ragu
Saat kamu mengelus pipiku halus, aku pikir kamu ga akan
pamit untuk pulang
Saat kamu pamit untuk pulang meninggalkanku, aku pikir kamu
pasti akan datang lagi esok hari
Saat kamu ada tanpa kabar, aku pikir kamu sibuk dengan
aktif\vitasmu
Saat kamu sibuk akan tumpukan kewajibanmu, aku pikir kamu
serius membangun karir
Saat kamu kembali ke keluargamu, aku pikir akan banyak hal
yang kamu lepaskan diantara orang-orang terdekatmu
Saat kamu berada di kota kelahiranmu, aku pikir kamu akan
balik dan membawa sejuta cerita
Saat kamu terlelah karena segudang kesibukanmu, aku pikir
kamu akan tetap baik-baik saja
Saat kamu menghilang tanpa kabar, aku pikir kamu terlalu
sibuk dengan perkerjaanmu
Saat kamu benar-benar menghilang tanpa ada kata
pemberitahuan, aku pikir kamu sedang butuh waktu sendiri
Tapi ternyata
Kamu benar-benar menghilang begitu saja tanpa ada kabar
Kamu memutuskan komunikasi yang sudah terjalin selama ini
Kamu menjawab pertanyaanku dengan datar
Kamu menanyakan hal yang standart pula untuk aku jawab
Kamu benar-benar menghilang dengan meninggalkan jejak yang
membisu
Kamu meninggalkan berjuta pertanyaan di dalam benakku
Kamu membiarkanku terperangkan dalam berbagai ungkapan
perasaan
Kamu memilih sembunyi dalam diammu
Kamu menikmati kegelisahan hatiku
Kamu menghilang didesakkan keingintahuanku yang besar
Dan akhirnya
Kamu berkata pada temanmu bahwa aku lebih baik jadi adikmu
Kamu berfikiran bahwa hubungan kita lebih baik sebatas kakak
dan adik
Tapi
Kamu tak bicara lewat lidahmu sendiri
Kamu sembunyi dalam kedok kejantananmu
Kamu tak ucapkan itu sendiri di depan mukaku dan menatap
mataku
Sehingga kini
Kamu berhasil membuat aku terdiam
Kamu sungguh-sungguh buat aku semakin tertekan akan perasaan
Kamu membuat kesedihan, kekecewaan, kemarahan,
ketidakterimaan, dan kebencian yang mendalam
Kamu juga sukses buat aku menderita untuk kesekiannya
Kamu memaksaku untuk menitikan air mata
Kamu buat aku tak punya kepercayaan diri lagi untuk bisa
mempercayai orang lain
Kamu sudah buat ketidakadilan untuk diriku
Kamu menjadikan aku kembali berfikir bahwa makhluk laki-laki
itu sama cuma sebagai perusak hati wanita
Kamu bikin aku pengen muntah karena kamu berfikir kamu
pantas jadi kakakku dan aku akan mau menjadi adikmu
Jangan pernah mimpi untuk dapatkan itu
Karena sekarang ini yang ada difikiranku bahwa
Kamu ternyata datang untuk mendekatiku kemudian akan
menyakitiku
Kamu jahat…..
Kamu ga pantas untuk dapatkan hatiku
Walaupun aku sudah TOLOL biarkan kamu
dengan ikhlas memasuki hatiku dengan pintu terbuka lebar
Ternyata aku salah…dan kini aku harus
terluka dalam…
Susah payah aku memantapkan hati untuk
bisa membuka diri bahkan membuka pintu hati yang selama ini tertutup rapat.
Niat tulusku hanya dihargai dengan diam seribu bahasa, kerja kerasku ternyata
dibayar dengan predikat adik, kebaikanku cuma dilihat dengan sebelah mata.
Semoga dia puas sudah berhasil merobek-robek hatiku, sudah meremukkan
kepercayaan diriku, memecahkan harga diriku, membuang jauh-jauh niat baik dan ketulusanku. Thanks for
anything Fuck Man… I hate u … I really hate u …
Tapi aku tetap akan berdoa yang
terbaik untukmu…semoga lekas-lekas dapatkan seseorang yang nantinya tak akan
kamu sakiti hatinya. Amien. This is real my good pray for you

Mo comment apa ya......
I think is not time to comment
ah mending gw nyanyi aja....
"Stop Crying Your Heart Out"
Hold up
Hold on
Don't be scared
You'll never change what's been and gone
May your smile (may your smile)
Shine on (shine on)
Don't be scared (don't be scared)
Your destiny may keep you warm
Cos all of the stars
Are fading away
Just try not to worry
You'll see them some day
Take what you need
And be on your way
And stop crying your heart out
Get up (get up)
Come on (come on)
Why're you scared? (I'm not scared)
You'll never change
What's been and gone
Cos all of the stars
Are fading away
Just try not to worry
You'll see them some day
Take what you need
And be on your way
And stop crying your heart out
Cos all of the stars
Are fading away
Just try not to worry
You'll see them some day
Take what you need
And be on your way
And stop crying your heart out
We're all of us stars
We're fading away
Just try not to worry
You'll see us some day
Just take what you need
And be on your way
And stop crying your heart out
Stop crying your heart out
Stop crying your heart out
Ni lagu dari My Favorite Band "Oasis" yang sering buat nemenin gw kala sedih, n siapa tau lagu ini nempel di hati lu juga............
Posted by: Ilham perdana | March 6, 2008 12:31 PM
thanks a lot
*spechless mode on*
thanks for being my friends
Posted by: 'eNon eNie' | March 7, 2008 08:53 PM
Iy y bu..koq g ada ya?pdhl udah ak isi koq bu..
kurang lbh isiny bgini..
"bu eni ada apa?kenapa?
maafy bu ampe sekarang lely blm bisa ngerti kndisi dan pribdi bu eny..
lely cuman bisa bntu doa smoga sahabat2 lely bisa sgera meraih kbhagiaan yg di impikan..
amin..
semangaty bu..
ingatkn kt hdp it dajarkan buat sabar dan ikhlas.."
Luv u
Posted by: elly | March 12, 2008 01:25 AM
elly : so glad to have u as m friends bu...so keep reading my blog yup to know "who" i am..hehe
luv u 2
Posted by: 'eNon eNie' | March 13, 2008 07:18 PM
enieku chayang......
aduh...aduh nih anak....
inget.....jangan pernah menyukai sesuatu secara berlebihan yang menurutmu itu baik buatmu...akan buruk nantinya...namun sukailah sewajarnya...karena itu akan baik buatmu...jangan kamu membenci sesuatu hal yang berlebihan karena itu akan menjadi sesuatu yang ga akan lepas dari kamu....namun bencilah juga sewajarnya....
curahan hatimu kali ini memang sangat mengena karena itulah isi hatimu yang sebenarnya...
yang bisa ku pesenin dari blog mu ini adalah....
ikhlaskan sepenuh hati untuk dia keluar dari hatimu...dan sabarlah menunggu...karena di depanmu ada yang lebih baek dari dia...bahkan lebih baek banget....mengerti...mengerti dan mengerti enie....
tetep semangat untuk meraih seseorang yang dapat mengisi hatimu....
luv u muach
Posted by: diana | March 15, 2008 08:41 PM
diana : *speechless again*..only the GOD who knows all of my life..but thx 4 everything u say mak..luv u so
Posted by: 'eNon eNie' | March 16, 2008 08:34 PM