01/04/2008

C... U...

Welcome to my blog…

 

Just for to know that it’s my last posting ‘cause i would try to write at new place, and if you wanna still reading my wrote so please go to www.senyumanis.blogdrive.com.

 

Enjoy it…with you’re pleasure

 

and Thanks [a lot] for coming here

 

Regards,

‘enon enie’

                            

25/03/2008

Menata rencana masa depan…


Ada beberapa hal yang ingin saya lakukan dalam waktu dekat ini, antara lain :

  1. Mewujudkan kado ulang tahun saya segera mungkin sebelum hari H
  2. Membeli kado pernikahan untuk kakak tercinta di pertengahan tahun ini
  3. Melanjutkan studi saya [mungkin] di akhir tahun ini
  4. Merencanakan liburan akhir tahun.
  5. Pengen ngurusin badan dan nyehatin tubuh, bisa ga ya??plus mengkhusyukan diri beribadah.

Semoga keinginan saya ini segera terwujud at least bisa terwujud di tahun ini juga
Amien

 

Setelah itu mulai menata kehidupan berkarir, percintaan, kekeluargaan dan berlingkungan masyarakat

 

Untuk karir :

  • Saya ingin mendedikasikan diri untuk pekerjaan sekarang ini as a maper, as an operator, as staff at BPTPD in PUSDATA Ministry of Public Works.
  • Melakukan perkerjaan atas dasar keikhlasan dan kewajiban tanggung jawab terhadap negara [walaupun belum jadi PNS] tapi setidaknya my job is not the only one money orientation. Hem hem..
  • Ingin punya kedudukan yang baik, seatle and comfort for moving to another divisions, ga cuma jadi kacung doank. Penting ga yah harus pindah dari Balai Peta??
  • Mau lebih totalitas dalam bekerja, have a work time yang jelas. Nine to five or eight to six?? perhaps.. lebih serius bekerja dan mempergunakan waktu kerja ya untuk kerja bukan untuk yang lain :p
  • Punya korelasi yang baik dengan partner kerja, with anybody else and whenever/wherever must work. OK,, jangan berburuk sangka terhadap orang-orang yang ada di lingkungan kerja dan harus ramah terhadap siapapun.

 

Untuk percintaan :

  • No comment

Sepertinya menunggu saat yang indah datang pada waktunya, the best choice for this time. Pasrah aja deh

 

Untuk keluarga :

  • Lebih mendekatkan diri dengan keluarga inti, dekat maupun jauh.
  • Harus punya kepekaan sosial, empati, dan solideritas yang tinggi pada saat-saat tertentu.
  • Harus lebih sering menghabiskan waktu bersama keluarga agar tercipta komunikasi dua arah yang baik dan selaras.
  • Yang paling penting membahagiakan Ibunda Tercinta… .i love u so much Mom…

 

Untuk bermasyarakat dan berlingkungan :

  • Mau menghubungi teman-teman lama yang hampir hilang komunikasi untuk hidup yang berkesinambungan.
  • Lebih ramah dan aware terhadap lingkungan dan tetangga [sebelah rumah, depan rumah dan belakang rumah].
  • Mulai aktif lagi dikancah perkampungan..hehehe

 

Doakan saya ya…


Yang pasti sih pencapaian yang ingin benar-benar diwujudkan saat ini adalah bisa khusyuk lagi beribadah, bisa menjalankan ibadah dengan tepat waktu dan khidmad, mau belajar ngaji atau setidaknya masuk ke dalam pengajian untuk menambah ilmu pengetahuan dan iman&takwa, mau memulai mengingat akhirat kemudian berencana untuk membuka tabungan akhirat yaitu banyak-banyak beramal dengan zakat, infaq dan sadaqoh. Banyak berdzikir, membaca kitab suci dan melafadzkan ayat-ayat suciNya, mau ngelanjutin kebiasaan puasa senin-kamisnya karena kemaren sempet postpone gara-gara gangguan kesehatan, dan berteman dengan orang sholeh dan sholehah supaya kecipratan keshalihannya, pokoknya mau ngikutin Obat Hatinya Opick deh.

“Obat hati ada lima perkaranya, yang pertama baca Qur'an dan maknanya, yang kedua perbanyaklah berpuasa, yang ketiga dzikir malam perbanyaklah, yang keempat sholat malam dirikanlah, yang kelima berkumpulah dengan orang-orang sholeh"

Insyallah,,,,,Amiennnnnn Ya Robbaallamin


Mudah-mudah doa ini didengar Allah Subhanahu Wata’ala


Ya Allah SWT semoga diriMu tak melepaskan seribu rasa genggamanMu dariku, memberikan banyak cobaan untuk mengasah kebijakanku, tidak memberikan perasaan terhadap lawan jenisku untuk menumbuhkan selalu rasa cintaku padaMu, memberikan banyak waktu dan tempat untuk tempatku mengadu, berkeluh kesah dan bersujudku tanda niat taubatku padaMu, memberikan pengalaman spiritual untuk mempertebal imanku, memberikan setiap nikmatMu sebagai tanda syukurku dan membiarkan rasa ikhlasku mengalir dalam lika-liku paketan hidupku dariMu.

 

 

Maha Suci Allah dengan segala FirmanNya…

23/03/2008

Long Weekend


Liburan panjang ini hanya saya habiskan di rumah, mempercantik diri, merelaksasikan tubuh, mempertebal iman dan takwa serta mensetting ulang pemikiran. Tanpa perlu bertapa di dalam gua maupun di puncak gunung manapun, hanya stay at home saya rasa cukup untuk meritualkan diri dengan beribadah.


[Pengakuan Dosa] terhadap Allah SWT sebagai pemilik saya dan kehidupan, karena akhir-akhir ini berada jauh dari genggamanNya maka saya mulai merefleksikan diri kembali ke jalanNya. Melaksanakan ibadah dengan tepat waktu, menundukkan kepala sambil mengakui dosa, menengadahkan tangan untuk meminta ampunanNya, mengkhusyukan diri, melafazdkan ayat-ayat suciNya, memanggil tiap-tiap namaNya dalam dzikir. Insyaallah semua berjalan normal dan menjadi kebiasaan lagi. Amien. InsyaAllah


Harusnya liburan ini saya isi dengan touring motor ke Sukabumi bersama kakak tercinta dan teman-teman di sekitar rumah. Tapi urung karena tidak ada mobil [udah ga kuat naik motor berlama-lama, sepertinya fase 20an saya berfungsi dengan normal..hehe] lagipula tidak ada teman perempuannya juga. Biasanya saya stay cool ajah ketika touring kemanapun and only me the girl between others tapi untuk kali ini saya malas, udah ga jamannya lagi metal-metal. Akhirnya saya hanya merelakan cam-dig kesayangan untuk dipakai kakak dan anak-anak itu berpose dengan narsisnya ketika holiday [hhh…*menghela nafas*]. Ya nanti tinggal liat fotonya ajah, untuk kali ini postpone narsis dulu deh.


Waktu libur dihabiskan dengan menonton dvd dan setelah menonton semua dvd korea yang seminggu lalu saya beli, menonton koleksi film kakak yang ada dibox dvdnya. Ada beberapa hal menarik dari film-film yang saya tonton, tapi yang lebih membuat message itu malah film-film korea menurut saya [karena saya terlalu cinta film korea kah?? Hmm mungkin saja tapi memang bagus kok]. Film korea yang saya tonton judulnya yaitu Mr. Seducing Perfect, Hwang Jin Yi, Love Phobia dan Shawdow In The Palace, sedangkan untuk film barat berjudul Dedication dan Jan Dara 3 itu sepertinya Thailand Film gitu deh.


Saya merekomendasikan ke empat film Korea itu tapi tidak untuk film dua terakhir yang bukan korea. Film Mr. Seducing Perfect itu bengenre comedy-romantic, sangat fresh, cukup funny dan sedikit ada message motivator di dalamnya buat cewe2 yang sering merasa dikecewakan para lelaki, cukup asyik untuk ditonton sekedar merilekskan diri sejenak. Film Hwang Jin Yi merupakan legendary courtesan based on novel by North Korean writer Hong Suk Joong, mentalitas dari Jin Yi yang tadinya merupakan wanita aristokrat yang kemudian mendapati kenyataan bahwa terlahir sebagai anak pelayan dan kemudian memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup sebagai gesaeng [geisha in japan or wanita penghibur alias pelacur versi indonesia] seperti almarhumah ibunya, sangat drama dan membuat saya “melek” akan kebudayaan korea. Film ketiga yaitu Love Phobia ini drama romantic, yang awalnya membuat saya tertipu bahwa memang benar tokoh utamanya si Ari adalah anak yang kena kutukan dan terlahir dari planet lain, kisah percintaan yang menyayat hati, mengiris kalbu dan menguras air mata *lebay mode on* tapi di film ini ditampilkan juga bagaimana seorang ODA yang terinfeksi AIDS karena kesalahan rumah sakit pada saat menberikan transfusi darah dapat menerima kenyataan hidupnya dan berusaha bertahan dengan pemikiran-pemikiran yang unreachable for me, it’s amazing…and that was touching, cowo2 perlu nonton nih coz in this film showing how a man respected the women whos loved. Untuk film yang terakhir yaitu Shadow In The Palace yaitu pure drama, bagaimana seorang perawat kerajaan berusaha mengungkapkan kebenaran dibalik meninggalnya sang dayang [pelayan] selir, mengungkapkan siapa saja yang bersalah, trik balas dendam yang absurd or out of logicly [menurut saya] dan siapakah ibu dari calon pewaris tahta tersebut, hmm film ini sedikit horor tapi lebih banyak mikir pada saat nontonnya dan endingnya jadi ga seseru prosesnya.


Kalau untuk The Dedication dan Jan Dara 3 saya ga espect untuk ditonton karena The Dedication itu agak membosankan, kurang ekspresif dan interaktif, alurnya lama, dan kurang touchy deh. Untuk Jan Dara 3 duh ga usah ditonton deh, ceritanya hampir sama kaya sinetron-sinetron Indonesia cuma dibikin agak gelap ajah karena lebih banyak adegan sex-nya, ya secara this story about sex, guilt and retribution gitu loch,,hehe.


So finally after watching that movie many things to take by my self


Menjadikannya pelajaran dalam menapaki kehidupan serta menjalaninya sesuai dengan kepribadian kita ajah, ga perlu untuk menjadi orang lain, ambil hal yang positif dan buang yang negatifnya.


Saya harus sangat, sangat ikhlas untuk menjalani garis kehidupan ini, berusaha untuk tetap berada di jalanNya dan jangan pernah mengeluh untuk hal-hal yang tidak perlu dikeluh-kesahkan. Ya Allah Ya Robb tolong jangan lepas aku dari seribu rasa genggamanMu dan biarkanlah aku ikhlas untuk menerima paket kehidupanku. Amien…

Astagfirullahaladzim…3x
Alhamdulillahirobilalamin,,,3x


Pertanyaan : Nyambung ga cerita, tulisan sama review dari film yang gw tonton?? Kayanya kaga deh..hehehe..nontonnya apa, doanya apa??

18/03/2008

Surprise



Untuk kesekian kalinya saya mau curhat lagi, tapi ini sebenarnya bukan curhat sih cuma sekedar menginformasikan kepada khalayak ramai yang sering datang berkunjung dan menyempatkan diri untuk membaca blog ini [walaupun masih banyak yang tidak meninggalkan jejak di comment] bahwasannya saya sempat shock oleh sikap ataupun pembahasan orang-orang yang [jujur] ingin saya lupakan dalam kehidupan ini.

 

Pertama “seseorang yang tak perlu disebutkan namanya” membaca tulisan saya di sini dan kemudian menganggap saya sebagai seseorang yang ahli dalam merangkai kata dan bukan lagi sebagai penggigit yang hebat. Maksudnya apa coba??

 

“Hey, asal kamu tahu aja yah aku sudah suka menulis sejak masih sekolah dasar”. Itu dikarenakan dalam mata pelajaran [jaman dulu] ada yang namanya “pelajaran mengarang indah sekali” [perez]. Setiap ulangan pasti deh ga ketinggalan disuruh mengarang cerita, ya jadilah terbiasa sampai akhirnya seperti ini.

 

Yang kedua si Mr. On Off yang sebelumnya sering sekali saya ceritakan di sini, sekitar satu tahun yang lalu [ciyeehh]. Tiba-tiba sms “enie, maaf.. ku ga nyangka klo sikapku nyakitin km bgt.. what can I do for you? Biar km ga sesakit ini?”. Kaget banget kenapa tiba-tiba dia sms kaya gitu, padahal komunikasi sama dia baru aja ON 4 hari yang lalu, datang lewat miscall-nya dihampir mendekati tengah malam, like ussual setelah sebelumnya menghilang untuk beberapa bulan. Bukan tanpa dasar saya menyebutnya mr.On Off ya itu karena habit-nya yang kadang-kadang muncul [on] tapi kadang-kadang ilang [off] sesuka hatinya ajah.

 

Kemungkinan terbesar dia sampai sms saya seperti itu adalah karena dia membaca blog saya ini, entah dia merasa HE yang ada dipostingan sebelumnya adalah dia atau bagaimana. Yang pasti yang perlu dijelaskan di sini adalah HE’s not YOU, masa-masa kejayaanmu sudah lewat, dan masa-masa aku terluka karenamu itu sudah berlalu. Malah hubungan yang sekarang as a virtual friend lebih nyaman untuk dijalani. Sepertinya memang lebih baik kita tidak perlu bertatap muka langsung untuk sekedar berkomunikasi dan mengerti satu sama lain. Bukan begitu bukan??

 

Puas banget akhirnya melihat profil mereka di “Who’s Viewed Me” nya FS, ternyata mereka bukan hanya menengok profil saya akan tetapi menyempatkan diri untuk berkunjung terlebih membaca dan mengetahui perasaan saya lewat blog ini. Ternyata keangkuhan, kesombongan dan kesibukan kalian [hey..iya kalian berdua] cuma sampai di situ ajah?? Huh…

 

Lihat, baca dan rasakan…

 

I just wanna be a good writer karena saya ga pandai bercerita melalui ungkapan dan ucapan secara verbal maka komunikasi atau berbicara lewat tulisan saya rasa cara yang paling ampuh untuk sekedar berkeluh kesah.

 

Appriciate yang besar terlebih untuk orang-orang yang dengan senang hati memberikan comment di setiap postingan saya, untuk memberikan motivasi maupun kritik/saran tulisan saya.

 

Tapi untuk yang hanya sekedar lewat, yang sempet mesam-mesem baca postingan, yang ikutan ngerasa ngilu untuk cerita-cerita pedih saya, dan yang terpaksa membaca karena rasa keingintahuan yang besar atau yang terpaksa karena memang saya paksa untuk baca, thank you so much, not in complete i’m as a writer unless you are the readers.

 

 

Big Smile
Enon Enie

16/03/2008

Kenapa kamu harus datang lagi..??

 

 

“Kenapa kamu harus datang lagi ketika perasaan ini mulai stabil, ketika aku baru mau memulai segalanya dari awal, ketika aku benar-benar mau melupakan kamu dan segalanya?? Kenapa baru kasih kejelasan sekarang, kenapa harus aku duluan juga yang mulai?? Kenapa harus ada pertanyaan dulu sebelum kebenaran itu terkuak?? Dan kenapa harus lewat media ini kamu tahu perasaanku?? Kenapa, kenapa, kenapa?? Dasar orang aneh…”

 

 

Sampai capek saya harus tanya kenapa..??

 

 

Dan..penyakit saya mulai kumat [pusing lagi boo,,kalo inget nih orang], semoga ga migrain atau sakit yang berlebihan lagi [kerjaan masih numpuk neeh, masih banyak peta-peta yang harus saya petakan..hehe], dan membuat saya tidak nyenyak tidur di malam harinya [euhgg kan jadi ngantuk di kantor] hiks..hiks

 

 

“Kalau kemarin kamu bilang, kamu sumber penyakitku, kayanya emang bener deh, soalnya kalau aku ingat kamu perasaan kepala jadi sakit, detak jantung jadi ga normal lagi, ga bisa tidur nyenyak, jadi irasional, jadi menye-menye, tapi untungnya ga marah-marah mulu sih. Jadi kesimpulannya kayanya emang kamu sumber penyakitku”

 

 

Case Close

 

 

Bisa ga sih kita membenci orang semudah membalikan telapak tangan?? [mungkin telapak tangan yang ada piring di atasnya kali ya??]. Rasanya hampir setengah mati [ih lebay] saya berusaha untuk membenci dirinya agar perasaan ini menjadi lebih baik. Seperti katanya, “bencilah aku, jika itu membuatmu lebih baik”. Namun nyatanya tidak semudah itu, bisa saja saya sumpah serapah, caci memaki dan hina mengdina-i dia tapi ternyata hati ini ga sanggup. Selama ini perasaan saya ke dia tulus, niat saya juga baik, walaupun pada akhirnya semua itu akan berakhir dengan cara yang mengenaskan [hiper..]. Jadi sepertinya usaha significant yang saya lancarkan akhir-akhir ini berasa sia-sia. Padahal udah mau ngerasa baik-baik ajah, sehat-sehat ajah, normal-normal ajah, dan tenang-tenang ajah. Tapi ternyata koq ya dia datang lagi.

 

 

Hhhh…[menghela nafas panjang]

 

 

Mungkin kalau kemarin itu saya ga kasih statement yang jutek, dia juga ga akan buka suara. Entah karena apa?? Emang pembawaannya yang setengah aneh itu atau sok-sok an bersibuk ria. Biarlah hanya dia dan Tuhan yang tahu, i don’t mind. Walaupun saat ini saya sudah tahu apa alasan dia itu, tapi sampai detik ini saya juga ga bisa nyerna dengan baik, otak saya lagi postpone untuk sementara waktu ini. Mungkin si otak latah kali ya, ikut-ikutan si hati, atau malah mereka bersinkronisasi atau malah berkolaborasi. Ahh entahlah. Tapi yang jelas sosok ini cuma seonggok tubuh berbalut perasaan hampa *sambil nyanyi lagunya Ari Lasso*.

 

 

“Aku cuma mau kamu jujur, jujur sama perasaanmu, jujur sama dirimu sendiri. Ga lebih, karena sampai saat ini aku masih ga ngerti jalan pikiranmu kemana. Kalau kamu ga tega ngeliat aku terpuruk dalam tempurung, ya kenapa terus jadi begini?? Bisa kan ngomong baik-baik, bisa kan ga ngilang dengan jejak, bisa kan kasih penjelasan yang masuk akal"

 

 

Saya ga sambil nyanyi Jujur-nya Radja loch,,coz I hate the band.. :p

 

 

Sampai saat ini saya masih mencoba bertahan untuk menunggu niat baik dari si dia, entah dalam bentuk apapun. Entah dia sadar atau ga, kalau saya masih nunggu, saya ga mau ambil pusing. Nunggu niat baik tuh maksudnya, niat baik dia datang atau lewat media apapun untuk menceritakan segala sesuatunya, mengclearkan semuanya [kalau dia bilang itu beda versi, versi dia dan versi temannya], mengutarakan keinginan dan perasaannya, dan mencari jalan terbaik untuk semuanya. Banyak banget ya permintaan saya, ya iyalah [masa ya iya donk] karena saya ga mau membenci orang sampai dibawa kubur [dasyat] maksudnya saya ga mau mengubur seseorang dalam hati ini. Saya juga ga mau masalah ini mengambang begitu saja, kecuali memang itu yang dia kehendaki. Saya cuma bisa pasrah terima kenyataan dan keadaan, dan sekali lagi hanya dia dan Tuhan yang tahu apa yang sebenarnya terjadi.

 

 

“Iya, aku memang mau kamu hilang, menghilang untuk selama-lamanya tapi entah dalam kehidupan ini atau dalam hati ini. Kalau kamu masih mau datang, untuk apa lagi?? Jika itu hanya akan melukai hatiku, jangan datang dan kembali kalau kamu cuma ingin semua ini berakhir dengan luka. Sakit tau, perih tau, ngerasain ga sih??”

 

 

 

Walau saya sudah susah payah mengerti kecuekan dia selama ini, walaupun saya sudah mencoba mengerti idealisme-nya dan segala tetek-bengek-nya [ups maaf, bukan jorok] tapi sepertinya dia tetap saja buta mata hati. Terlalu angkuh untuk mengakui, terlalu sok berksatria untuk mengalah, dan terlalu eegghhhh susah diungkapkan dengan kata-kata.

 

 

Ya sudahlah,,mungkin begini lebih baik

 

 

“Oya ada satu pertanyaan lagi yang belum sempat ditanyakan, nanti deh kalo sempet, ga etis mo di tulis lewat media ini”

 

 

Buat teman-teman saya :

 

Thanks for the attentions, I know that only you are who will keep me cool in down, keep me hold in you’re arms and keep me strong event I’m very shock and drop. Walaupun cerita saya ini sudah menjadi rahasia umum [berasa seleb gitu dech..hehe] tapi tetap saja terima kasih yang terkira untuk orang-orang yang ada disekitar saya. Jarak dan waktu yang memisahkan kita tak menjadi halangan untuk saling mengisi, mengerti dan tetap menemani di kala waktu-waktu yang dibutuhkan. Terima kasih untuk supportnya, untuk doanya, untuk perhatiannya, untuk waktunya, untuk comment di blognya dan untuk pulsanya..hehehe…I love u all my friends

 

 

 

[Akhirnya kamu nengok blog-ku juga?? Secara ya dirimu kan super-sibuk-sekali]

 

 

Thanks my blog,,,being interface communication between us ;)

10/03/2008

Feel Better

 

 

After all this time… akhirnya saya bisa melewati semuanya, kini memulai lembaran yang baru. Setiap manusia pasti punya fase kehidupan yang berbeda-beda. Kemarin saya mungkin belum siap menerima fase kehidupan yang telah digariskan Tuhan untuk saya, tapi sekarang saya sudah siap untuk menerimanya sebagai kenyataan. Walaupun berat dan terasa menyesakkan tapi semuanya harus dilalui dengan lapang dada. Tentu saja banyak orang dan hal yang berperan dalam pemulihannya, terima kasih untuk teman-teman setia saya, terima kasih untuk waktu yang membalut luka hati ini, terima kasih untuk sakit fisik yang saya alami karena rasa sakitnya meredam sakit hatinya, terima kasih rasa amarah untuk mengcover emosi jiwa dan terima kasih untuk takdir, dengan takdirlah kebijaksanaan datang tanpa diminta.

 

 

Setelah denger lagu yang menye-menye jadi gimana gitu, ga ngerti juga sih kenapa bisa langsung sedih, ngedrop dan menarik diri dari orang-orang sekitar. Dan yang paling bikin nyesek adalah ketika habis nonton film “Ayat-Ayat Cinta” yang menyayat hati itu, nampar banget boo, bikin makin ngerasa hopeless ajah. Sumprittt. Tapi habis itu [seminggu kemudian] udah bisa cekakak-cekikik terus masih bisa marah-marahin orang lagi. Hahaha puas rasanya. Semoga hal pahit yang kaya gini cuma terjadi saat ini saja dan untuk besok-besoknya jangan lagi deh. Ampun Jendral,,, Oh iya kesibukan dan pekerjaan yang menumpuk juga jadi faktor terpenting dalam pemulihan “heart sick” saya, karena demi pekerjaan yang ujung-unjungnya Rp..Rp.. semakin membuat saya “gila kerja”. Hahaha. Kalau ada duit mah eike ga sedih lagi boo… dari pada nangis dan manyun-manyun mending shopping dan hura-hura duonk… *dudidudidum* [absolutely MATRE mode on].

 

 

Banyak pelajaran yang saya ambil dari “pesakitan” kemarin, banyak orang yang saya bikin khawatir karena keegoisan, banyak yang harus diperbaiki dari organ tubuh saya gara-gara “penyiksaan diri” kemarin [kepala jadi sering migrain, imunitas tubuh berkurang/gampang sakit, mata bengkak karena kebanyakan nangis, *fuih* malu-maluin banget dah].

 

 

Bentar,,,,,lagi dengerin Yovie&Nuno…… judul lagunya Sempat Memiliki

 

 

Mengapa kita bertemu bila akhirnya dipisahkan
Mengapa kita berjumpa tapi akhirnya dijauhkan
Kau bilang hatimu aku nyatanya bukan untuk aku

 
Bintang di langit nan indah dimanakah cinta yang tulus
Masihkah aku disana direlung hati dan mimpimu

 
Andaikan engkau di sini
Andaikan tetap denganku

 
Reff :
Aku hancur, ku terluka, namun engkau lah nafasku
Kau cintaku meski aku, bukan dibenakmu lagi
Dan ku beruntung sempat memilikimu

 
Engkau mengatakan merindukan diriku lagi
Ingin ku sampaikan ku tak hanya sekedar ...


[yang titik-titik masih belum jelas liriknya itu atau hidup atau ilu???]


Huahaha,,,mau ketawa, ngakak karena ngerasa “gw banget”……

 

Tapi dilirik itu ada kata-kata yang menjadi penekanan yaitu
“Dan ku beruntung sempat memilikimu”

nah itu yang gw ga demen dah,,,coz gw ga beruntung untuk dapetin dia *tsah*

 

Wakakakakaqqq…

 

 
Akhirnya saya jadi mengerti kenapa saat ini saya diberikan perasaan dan peristiwa seperti ini [ih gw lebay banget deh, masa cuma “digituin” doank berasa dikhianati semua orang di dunia…hiperBOLis bgt] mungkin dengan begitu selera, gairah *halah* dan inspirasi untuk menulis jadi bangkit kembali [setan kali bangkit dari kubur :p]. Ya mungkin imajinasi dan kreatifitas seseorang bisa timbul/muncul kapan saja setelah adanya inspirasi dari seseorang ataupun sesuatu hal yang patut untuk di share oleh orang lain.

 

 
Cerita saya ini memang untuk konsumsi publik koq, saya ga takut cerita saya di ambil atau dikutip orang lain apalagi dirasain juga. Karena pasti ga ada yang mauk,,,huhuhuhu bisa rugi bandar dia..haha.. So anyone, everyone, or somebody else and everybody in somewhere [hahaha body is badi is bedi, kemana yak tu orang :p] who want to know me more, now just read my “ordinary” blog with the pleasure. Keep Blogging :)

 

 
This is only a pieces of my diary life

 

 

**disela-sela malas menonton tv dan menunggu si cel OL tp kga OL juga**

05/03/2008

i hate u



Aku kan sudah bilang jangan datang jika kedatanganmu itu hanya akan membuat penderitaan, hanya akan membuatku menitikan air mata dan jika itu membangunkan rasa marahku. Aku sudah bilang waktu kita pertama kali bertemu dan berkomunikasi secara verbal.

 

Tapi mengapa kamu harus datang ke sini dan mengapa kamu harus ada dalam kehidupan ini??

 

 

Saat kamu tau apa alasanku menutup pintu hatiku, aku pikir kamu mengerti bahwa tak mudah untuk membukanya
Saat kamu tau traumaku akan arti “kedekatan”, aku pikir kamu tak sama dengan mereka itu

Saat kamu mencoba tahu siapa aku, aku pikir kamu benar-benar mau mengerti aku
Saat kamu mulai tanya pribadi kriteriaku, aku pikir kamu berminat merefleksikan diri
Saat kamu menanyakan tentang keluargaku, aku pikir kamu akan bercerita siapa kamu sebenarnya
Saat kamu bercerita tentang keseharianmu, aku pikir kamu berniat untuk membuatku mengerti kamu
Saat kamu mulai berani melayangkan cita-cita dihadapanku, aku pikir memang kamu mau bertukar fikir denganku
Saat kamu membuat lelucon disela pembicaraan, aku pikir kamu akan terus bikin aku tersenyum
Saat kamu membuat janji-janji itu, aku pikir kamu akan menepatinya suatu saat nanti
Saat kamu mulai mendekatiku, aku pikir kamu memang mau mencoba buka pintu hatiku
Saat kamu mengutarakan niat-niatmu, aku pikir kita punya satu visi ke depan
Saat kamu mengintensivkan frekuensi komunikasi, aku pikir kamu ingin memperlancar semuanya
Saat kamu pertama kali datang berkunjung, aku pikir akan ada kunjungan-kunjungan berikutnya
Saat kamu bercerita tentang banyak hal, aku pikir kita pasti akan selalu bertukar pikiran
Saat kamu bilang akan menemaniku dikala sepi, aku pikir kamu pasti datang untuk menemaniku
Saat kamu menyentuh tangan ini, aku pikir kamu akan menggenggamnya dengan erat
Saat kamu menggenggam tanganku kemudian, aku pikir kamu merasakan apa yang terasa
Saat kamu merentangkan tangan untuk memelukku, aku pikir akan ada banyak pelukan saat aku butuh kamu
Saat kamu memelukku, aku pikir itu pelukan yang hangat dan tulus tanpa ragu
Saat kamu mengelus pipiku halus, aku pikir kamu ga akan pamit untuk pulang
Saat kamu pamit untuk pulang meninggalkanku, aku pikir kamu pasti akan datang lagi esok hari
Saat kamu ada tanpa kabar, aku pikir kamu sibuk dengan aktif\vitasmu
Saat kamu sibuk akan tumpukan kewajibanmu, aku pikir kamu serius membangun karir
Saat kamu kembali ke keluargamu, aku pikir akan banyak hal yang kamu lepaskan diantara orang-orang terdekatmu
Saat kamu berada di kota kelahiranmu, aku pikir kamu akan balik dan membawa sejuta cerita
Saat kamu terlelah karena segudang kesibukanmu, aku pikir kamu akan tetap baik-baik saja
Saat kamu menghilang tanpa kabar, aku pikir kamu terlalu sibuk dengan perkerjaanmu
Saat kamu benar-benar menghilang tanpa ada kata pemberitahuan, aku pikir kamu sedang butuh waktu sendiri

Tapi ternyata

Kamu benar-benar menghilang begitu saja tanpa ada kabar
Kamu memutuskan komunikasi yang sudah terjalin selama ini
Kamu menjawab pertanyaanku dengan datar
Kamu menanyakan hal yang standart pula untuk aku jawab
Kamu benar-benar menghilang dengan meninggalkan jejak yang membisu
Kamu meninggalkan berjuta pertanyaan di dalam benakku
Kamu membiarkanku terperangkan dalam berbagai ungkapan perasaan
Kamu memilih sembunyi dalam diammu
Kamu menikmati kegelisahan hatiku
Kamu menghilang didesakkan keingintahuanku yang besar

Dan akhirnya

Kamu berkata pada temanmu bahwa aku lebih baik jadi adikmu
Kamu berfikiran bahwa hubungan kita lebih baik sebatas kakak dan adik

Tapi

Kamu tak bicara lewat lidahmu sendiri
Kamu sembunyi dalam kedok kejantananmu
Kamu tak ucapkan itu sendiri di depan mukaku dan menatap mataku

Sehingga kini

Kamu berhasil membuat aku terdiam
Kamu sungguh-sungguh buat aku semakin tertekan akan perasaan
Kamu membuat kesedihan, kekecewaan, kemarahan, ketidakterimaan, dan kebencian yang mendalam
Kamu juga sukses buat aku menderita untuk kesekiannya
Kamu memaksaku untuk menitikan air mata
Kamu buat aku tak punya kepercayaan diri lagi untuk bisa mempercayai orang lain
Kamu sudah buat ketidakadilan untuk diriku
Kamu menjadikan aku kembali berfikir bahwa makhluk laki-laki itu sama cuma sebagai perusak hati wanita
Kamu bikin aku pengen muntah karena kamu berfikir kamu pantas jadi kakakku dan aku akan mau menjadi adikmu
Jangan pernah mimpi untuk dapatkan itu
Karena sekarang ini yang ada difikiranku bahwa
Kamu ternyata datang untuk mendekatiku kemudian akan menyakitiku
Kamu jahat…..
Kamu ga pantas untuk dapatkan hatiku
Walaupun aku sudah TOLOL biarkan kamu dengan ikhlas memasuki hatiku dengan pintu terbuka lebar
Ternyata aku salah…dan kini aku harus terluka dalam…


Susah payah aku memantapkan hati untuk bisa membuka diri bahkan membuka pintu hati yang selama ini tertutup rapat. Niat tulusku hanya dihargai dengan diam seribu bahasa, kerja kerasku ternyata dibayar dengan predikat adik, kebaikanku cuma dilihat dengan sebelah mata. Semoga dia puas sudah berhasil merobek-robek hatiku, sudah meremukkan kepercayaan diriku, memecahkan harga diriku, membuang jauh-jauh niat baik dan ketulusanku. Thanks for anything Fuck Man… I hate u … I really hate u …

 

 Semoga kamu masuk surga…Surga versimu sendiri

 

Tapi aku tetap akan berdoa yang terbaik untukmu…semoga lekas-lekas dapatkan seseorang yang nantinya tak akan kamu sakiti hatinya. Amien. This is real my good pray for you

Surat Untuk Sahabat

 

Maafkan aku teman, bukan maksud hati untuk membuat kalian khawatir akan keadaanku tapi sungguh aku ga rela jika kalian akan merasakan apa yang sekarang aku rasain. Kalian ga pantas untuk ikut sedih, kecewa, marah, sakit hati dan kehilangan kepercayaan diri seperti yang sedang aku alami. Walaupun itu hanya sekedar mendengar ceritaku, mendengar keluh kesah dan untuk coba mengerti aku.

 

Maafkan aku sahabat, kamu bukanlah orang yang tidak tepat untuk bisa dengar dan tahu pesakitan ini tapi jujur kalian ga pantas untuk aku tumpahkan rasa atas masalah yang sangat ga penting ini. Aku terlalu hina untuk bercerita, aku terlalu manja untuk berkeluh kesah, aku terlalu lemah untuk menerima kenyataan dan aku terlalu aneh untuk saat ini. Bukan karena kalian sahabat tapi karena diriku sendiri.

 

Semoga dengan kesendirian ini aku dapatkan sesuatu yang lebih berharga dari diriku sendiri, dari rasa sakit ini, dari semua yang pernah ada dalam hidup ini, dan dari segala-galanya.



Maafkan aku teman karena aku sangat membutuhkan kalian untuk berada disamping saat ini, untuk benar-benar menjadi teman, untuk segera mungkin mengerti aku dan untuk menjaga setiap suasana hati.

 

Tapi rasanya rasa ego ini harus menyingkir penuh untuk bisa meminta kalian ada di sini, ada untuku dan untuk menjadi pembenaran setiap pasal-pasalku. Jadilah aku menyingkir dari kalian untuk sementara waktu ini, aku janji hanya untuk sementara waktu. Dan tolong jangan anggap ini sebagai masalah besar yang harus diselsesaikan apalagi dikhawatirkan. Sungguh sahabat jangan biarkan aku lebih tersiksa oleh rasa khawatir itu.

 

“iya cel, it’s not the first time that I felt but it’s so hurt to accepted in my heart, maafin gw belum bisa cerita saat ini, tapi jujur malam itu gw butuh lo banget untuk ngasih spirit dan untuk ‘mukul’ gw lewat nasehat lo. Tapi mungkin gw ga terlalu sabar untuk nunggu lo ada, dan gw ga terlalu sabar untuk bisa ikhlas nerima ini tanpa air mata. Maafin gw yah… gw tetep akan cerita sama lo tapi mungkin ga saat ini. Please don’t worry about me and Thanks for being my best friend cel. Lo masih mau nunggu sampe gw cerita kan?? Gw butuh lo banget"

 

“mak maafin aku, karena ga bisa nahan semua ini, ga kuat nahan air mata untuk ga keluar, ga bisa nahan sakit dan perihnya nerima kenyataan, ga bisa sekuat yang dulu, ga bisa setangguh yang dulu, ga bisa balik lagi jadi enie yang dulu, maafin ya mak. Aku tahu kamu terus berdoa buat aku dan begitupun sebaliknya aku selalu berdoa juga yang terbaik buat kamu. Jujur malam itu cuma kamu yang tau gimana hancurnya hati ini, gimana kecewanya aku sekaligus gimana rasa leganya. Sedihnya udah ga terasa lagi tapi rasa penasarannya masih ada sampai sekarang, aku masih pengen tau alasannya tapi aku udah ga punya kepercayaan diri lagi buat bisa percaya sama orang lain. Maaf ya mak, biarin aku begini dulu, maaf juga sms yang ga bisa aku balas dan teleponnya yang ga aku angkat. Aku cuma ga mau bikin kamu khawatir lebih karena masih banyak hal yang harus kamu selesain. Sukses buat seminarnya yah, aku dukung kamu kok mak. You are my beloved friend, Miss u mak”

 

“maaf arya, kamu jadi ada diantara aku dan para sahabatku, maaf untuk beribu kata yang tak tersampaikan. Bukan aku ga percaya kamu, tapi mungkin untuk saat ini lebih baik kamu ga tahu apa-apa. Saat aku bales YM-an itu yang terfikir adalah kamu bukanlah temen-temen lamaku [mereka] yang tahu dan mengerti aku lebih, jadi ga akan ikut-ikutan khawatir seperti mereka dan juga ga akan ada pertanyaan-pertanyaan besar lainnya. Tapi ternyata aku salah, dengan kejadian kemarin salah satu temenku ngerasa jadi “bukan teman yang baik” seperti yang kamu bilang, tapi apa daya semua udah kejadian. Aku minta maaf banget udah bikin kamu ikutan pusing dan mikir. Maafin aku ya?? Oh iya satu lagi, aku percaya kamu kok jadi jangan bilang lagi ‘km percaya aku kan non?" 

 

Teman, terimakasih untuk jadi temanku

Sahabat, terimakasih untuk jadi sahabatku

 
Tiada terkira rasa indahnya bila bersama kalian, tiada resahnya jika berkumpul bersama kalian dan tiada dua bahagianya ada di tengah-tengah kalian.

 
Aku hanya ingin bilang bahwa aku akan baik-baik saja, aku janji demi kalian.

 

Tunggu aku sampai saatnya nanti aku berhasil membunuh perasaan sakit ini dan membuang jauh-jauh ketidaknyamanku. Tetaplah menunggu sampai tiba waktunya.

 

 

 

 

**Dikala mencuri waktu dari kebiasaan baruku [menangis]
  Coba air mata itu rasanya manis pasti aku mau sering-sering nangis apalagi kalau ga pake bengkak :)

02/03/2008

Ketika seorang pencemburu curhat kepada si yang sering dicemburui



“Kenapa ya mba dia1 tuh ga pernah bisa jujur sama aku tentang dia2??”

 
“Emang dia2 sebaik apa sih mba??”

 
“Emang dia2 sehebat apa sih mba?? Sampai-sampai dia1 rela ngorbanin apa aja buat dia2”

 

 

 Spechless saya…

 

Segitunya kah perasaan si gadis ini?? ya saya tahu dia amat kecewa dengan dia1 karena tidak pernah jujur dan terbuka untuk masalah yang satu ini. Masalah yang sebenarnya bukan masalah besar, tapi cukup rumit untuk dijelaskan apalagi dijabarkan dengan ilmu aljabar. Hehe. Buat saya masalah percintaan kadang sering bikin kepala ini sakit, perasaan ini tercabik-cabik dan fikiran ini melenceng jauh. Entah itu love story-nya orang lain atau love story saya sendiri, ya yang pasti kalau pengalaman pribadi saya tentang cinta sih ga pernah ada ceritanya indah tuh, pasti kelam semua [hhh…menghela nafas sesaat].

 

Untuk case kali ini si gadis yang merupakan adiknya sahabat saya sekaligus pacarnya teman saya dan orang yang selalu cemburu sama teman saya juga [nah lo bingung,,bingung deh lo] sekarang sedang merasa bahwa hubungannya sangat tidak sehat. Karena selalu dibayangi rasa ketidaknyamanan atas ketidakJUJURan dan ketidakMENGERTIan dia1 akan perasaannya. Gadis ini pernah merasa sakit hati karena pada satu ketika dibohongi dia1 yang diam-diam menemui dia2 di satu kesempatan tanpa konfirmasi sebelumnya. Entah awal mulanya bagaimana?? Tapi yang jelas memang kejadian waktu itu bikin dia trauma dan benar-benar sakit hati pada dia1 dan dia2.

 

Hmm menurut saya cemburu itu wajar koq dalam hal berpacaran [ciye elah,,sok banget gw padahal pacaran aja kga pernah ;p] sebatas rasa cemburu itu dengan kadar yang normal dan dalam kondisi yang aman. Maksudnya cemburu boleh aja asal jangan cemburu buta, dan tau siapa yang perlu dicemburui dan siapa yang ga ‘penting’ dicemburui. Gitu loch. Dalam case si adek ini sih sebenernya wajar kalau dia sampai cemburu begitu karena memang ya dia1 emang rada-rada, lagian ngapain juga harus keep silent kalo cuma mo nemuin dia2? Bilang aja jujur napah kalau emang mau kontak atau mau pergi atau mau ketemu atau apalah yang berhubungan sama si dia2 itu. Ga perlu ditutup-tutupin, lagian yang namanya kebohongan lambat laun akan ketauan juga koq. Saya ga tau ya, sebenernya ada motif apa dibalik sikap NGUMPETNYA itu? Tapi bentar, si dia2 pernah ngomong sih sama saya kalau si dia1 itu CEMEN, PENGECUT dan GA GENTLE gitu. Saya sih sampai sekarang juga ga ngerti apa maksudnya, tapi sepertinya sedikit-sedikit saya mulai menyadari bahwa……… [ga mau berasumsi aahh]. Lepas dari soal cemen-cemenan, yang pasti si gadis ini ternyata mikirnya sampai jauh loh, dia jadi berasumsi bahwa dia1 itu berfikir kalau pacarnya [si gadis] akan mengapa-apain si dia2 kalau sampai ketahuan mereka saling kontak it’s mean kalau si gadis berfikir apakah dirinya segitu jahatnya kah?? Segitu sadisnya kah?? Segitu kuatnya kah sampai-sampai dia1 berfikir kalau dia akan menganiaya dia2 [sadis,,,*hiperbolis mode on*]. Ribet euy nyeritainnya.

 

 
“Kenapa sih mba, dia1 pengen banget ngejagain dia2 dan bilang kalau dia2 salah satu dari berapa orang di dunia ini yang akan selalu dilindungi?”

“Kenapa sih mba, aku yang pacarnya tapi dia ga bisa terbuka untuk ngomongin segala sesuatu dan lebih memilih ngomong sama dia2?”

 


“Kenapa sih mba, harus ada dia2 diantara aku dan dia1?”

 

 dan masih banyak lagi…

 

Terus terang saya sih belum bosan dan Insyallah ga akan pernah bosen denger cerita si adik kecil ini, karena saya senang koq jadi Problem Solver untuk orang lain. Karena ini juga bukan untuk yang pertama kali koq saya jadi pendengar yang baik , penyejuk hati ataupun penasehat sejati *halah lebay deh* tapi lebih tepatnya sih tong sampah. Haha. Walaupun terkadang saya bingung mencari siapakah Problem Solver untuk diri ini?? Saya kadang suka kasian sama gadis ini, sering banget nyakitin diri sendiri dengan hobinya menangis. Padahal nangis juga ga akan ngerubah apapun bukan?? Makanya saya cuma pengen kasih spirit sama dia, kasih kekuatan, syukur-syukur bisa ngasih nasehat yang akan membuat semua menjadi lebih baik. Amien.

 

Pertama-tama dia minta nasehat saya untuk gimana caranya bisa menghilangkan rasa cemburunya sama si dia2 dan sekaligus membuang prasangka buruk yang bikin sakit hati terus-menerus [penyakit hati tuh]. Saya bilang “kamu tau ga apa rasanya dicemburuin?? Cobain deh sekali-kali ntar pasti berasa”, saya minta dia untuk menempatkan diri sebagai si dia2 yang notabenenya si tersangka atau si yang dicemburui. Kemudian baru saya jelaskan bagaimanakah rasanya menjadi sosok yang seperti itu, “tau ga dek rasanya?? Ga enak banget, nyakitin, rasanya seperti makan buah simalakama, sama sakitnya sama yang cemburu, kita ga pernah ngelakuin hal-hal yang negative, ga melakukan kejahatan, dan ga berbuat hina tapi berasa ada dosa di depan mata, ada orang yang sakit hati karena kita, ada orang yang benci sama kita, ada orang yang marah sama kita bahkan mungkin akan memaki-maki [lebay] dan ada orang menderita karena kita. Padahal kita ga ngapa-ngapain?? Rasanya lebih sakit dari yang dicemburui, rasanya lebih rendah dari yang hina dan lebih nista dari yang kotor” wuuu…… Ya karena pengalaman pribadi maka lancarlah saya berfalsafah *tsah*.

 

Mungkin cuma dari situ gadis itu mulai mengerti kali ya, bahwa ga ada fungsinya dia cemburu sama si dia2 karena hubungan mereka pure cuma temenan/sahabatan tanpa embel-embel lainnya. Lagipula si dia2 sudah punya belahan jiwanya koq, jadi ga ada alasan juga kalau masih cemburu, kecuali saya. Jelas karena masih tetap setia menjomblo ga jelas, wajar kalau dicemburui banyak orang. Kemudian si gadis sudah mulai menata hati, dimulai dengan membuang jauh-jauh negative thinking-nya, rasa cemburunya, rasa sakit hatinya dan mulai menjalin komunikasi yang baik dengan si dia2. Percaya ga percaya bahwa komunikasilah yang dapat meruntuhkan dinding antara si A dan si B yang ibaratnya si pencemburu dan yang dicemburui agar lebih bisa bertukar fikiran antara satu sama lain. Tau isi otak masing-masing gitu deh bahasa gampangnya.

 

“Aku udah coba mba untuk bisa baik sama dia2 walaupun dalam hati masih sakit hati banget sama masalah yang dulu, tapi kenapa dia1 ga bisa ngeliat niat baik aku dan malah nutup-nutupin kalau ada segala sesuatu yang berhubungan sama dia2”

 

“Emang aku dianggep apa mba??”

 

Nah kalo pertanyaan yang terakhir bukan kompetensi saya untuk ngejawab :) 

 

“Kenapa sih dia1 ga pernah bisa jujur sama aku?”

 

“Kenapa sih dia1 ga bisa ngertiin perasaan aku?”

 

“Kenapa sih dia1 selalu ngebohongin aku untuk masalah dia2?”

 

Kayanya pertanyaan itu pantasnya diajukan ke dia1 deh…Karena kalau ke aku sama-sama ga ketemu jawabannya.

 

Rasanya kalian perlu komunikasi dua arah dulu deh baru memperluas jaringan jadi tiga arah..hehehe…antara aku, kamu dan dia [gitu pribahasanya].

 

Aku sebenernya niat banget untuk mencari tahu ada apakah gerangan, akan tetapi dia1 ini orangnya super cuek dan sedikit sensitive kalau untuk masalah beginian. Aku mungkin bukan orang yang menurutnya tepat untuk diajak diskusi untuk hal ini. Pernah aku coba tanya, tapi jawabannya datar dan terkesan ga ada respon, so close case aja kalo gitu. Tunggu kesempatan yang lain ajah saat dia benar-benar siap dan enak untuk diajak bicara. Terus terang sayapun memang bukan orang yang teramat dekat dengan dia1 karena semula yang dekat dan yang sering bertukar fikiran dengan dia1 adalah dia2, namun apakah dengan cara meminta pertolongan dia2 akan menyelesaikan masalah yang terjadi antara dia1 dan si gadis?? Saya rasa itu bukan cara yang tepat…tapi ga tau juga deh, perlu dicoba ga yah??

 

So buat si gadis sekaligus adik kecil, sabar ya, aku cari timing yang tepat untuk sharing sama dia1 itu tapi inget ga boleh cemburu loch,,,hehehe *piss yo*

 

 

 

Dia1  : pacar si gadis yang notabenenya teman saya
Dia2 : teman/sahabat wanitanya dia1 atau si yang dicemburui yang notabenenya teman saya [juga].

28/02/2008

Heart Song

 

Ketika rinai air hujan turun membasahi bumi tak ayal semuanya pun basah tanpa ampun, begitupun ketika air mata tak lagi dapat dibendung semua keluh kesah campur baur tumpah menjadi tetesan-tetesan itu. Semua berubah mengharu biru, seakan alampun tahu bahwa sesakan hati memilu tajam. Lelah sudah menempuh separuh perjalanan ini namun tak kunjung temukan jalan terakhir untuk sampai ke tujuan. Terhenti di tengah hanya akan membuat kesulitan maka putusan fatalpun tersembul untuk kembali meniti jalan pulang.

 

I've been living with a shadow over head
I've been sleeping with a cloud above my bed
I've been lonely for so long
trap in the past that I just cant seem to move on

 
I've been hiding all my hopes and dreams away
Just in case I havent need them again someday
I've been setting a sad time
to clean a little space in the corners of my mind

 
All I wanna do is find a way back into love
I cant make it through without a way back into love

 
I've been watching above the stars refuse to shine
I've been sending but I just don’t see the sign
I know that its out there
Theres got to be something for my soul somewhere

 
I've been looking for someone to shed some light
Not somebody just to get me through the night
I could use some directions
And I'm open to your suggestion

 
All I wanna do is find a way back into love
I cant make it through without a way back into love
And if I'm open my heart again,
I guess I'm hoping you'll be there for me
In the end

 
There are moment where I don’t know what its real
Or its funny about the feel the way I feel
I need insuration not just another negotiation

Lyric by Hugh Grant & Drew Barrimore [Way back into love]

 

Akhirnya saya pulang ke peraduan, mengadu sampai gaduh dan mengeluh tanpa ampun. Serasa inilah pilihan terakhir yang akan dibuat, pulang dengan tangan hampa tanpa sedikitpun senyum kemenangan. Kesadaran menghentakkan jiwa dan batin ini ketika banyak hal yang dirasa tak berprikemanusiaan terpampang jelas di liku perjalanan hidup. Entah rasanya seperti mimpi menjalani kehidupan seperempat bagian dalam tahun ini. Putus sudah semangat pengharapan yang kemarin dikumandangkan. Letih sudah penantian yang sempat diperlihatkan kemarin. Dan akhirnya lagi-lagi penyerahan tanpa syarat jurus terakhir yang mampu dipersembahkan untuk kehidupan saya.

 

You did it again
You did hurt my heart
I don’t know how many times
You… I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
and now you let me down


You turn my whole life so blue
Drowning me so deep,  I just can reach myself again
You successfully tore my heart
Now it’s only pieces
Nothing left but pieces of you

You frustated me with this love
I’ve been trying to understand
You know i’m trying i’m trying
You.. I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
and now you let me down

Lyric by Ten 2 Five [You]

 

Sadar bahwa kehidupan tidak akan terus berada di sini, maka menyiapkan langkah selanjutnya adalah hal yang wajib dilakukan dengan sigap. Mengawali setiap tindakan dengan doa dan niat yang baik harus diutamakan agar segala sesuatu dapat berjalan semestinya. Bersiap untuk mengambil ancang-ancang bangun dan berdiri, walaupun saya sepenuhnya sadar bahwa untuk kembali berdiri dan melangkah lagi perlu menyeleksi waktu. Namun alampun tak akan mau menunggu jika keteguhan hati tak segera beranjak, harus sekarang, harus dimulai dan harus bisa. Yakinkan hati.

 

Tell me is it worth the pain
When your pride plays the wrong game
Blinded by suspicious mind
Though you could read my heart and cross the line
In everything you see…
Keep everything back me


Though my broken heart
Tear my dreams apart
I’ll be all right
I’ll be all right
Just a broken heart
Not a word to fight
I’ll be all right
I’ll be all right

 
Deep that bad taste in your mouth
Half your truths stay on your side
Unleash all your demons free
They’ve been hiding
All that you’ve refused to see

 
Take everything back me

 
Obvious inside I’ll be all right
Through the years, many tears I have wasted
I’ve moved on, moving on
Can’t erased, can’t replaced what I’ve tasted 

Lyric by Anggun [I’ll be alright]

 

 
Terima kasih untuk tetesan air hujan, terima kasih untuk petir menggelegar, terima kasih untuk derasnya rintikan dan terima kasih alam untuk mau bicara. Semoga tidak hanya alam yang mampu membangunkan jiwa akan tetapi makhluk alam ini seyara sontak memberikan sedikit kesempatan diri untuk dapat menikmati hangatnya sinar mentari, siangnya terik matahari, dan lembutnya cahaya panas sang surya.

 

Thank you India
Thank you terror
Thank you disillutionment
Thank you frailty
Thank you consequence
Thank you silent

Lyric by Alanis Morriset [Thank you]

 

 

My Photo
Powered by Friendster Blogs

eN's poem

  • LoveNie: "atas nama cinta"
    apakah anak manusia lahir atas nama cinta apakah kehidupan berjalan ini didasari cinta apakah kematian juga dijemput karena cinta suara tangis terdengar ketika helaan napas terakir sang ibu terlepas persoalan datang menghadang disetiap detik jantung kehidupan dan peninggalan bersisa ditinggal entah untuk diapakan karena tak mungkin dibawa mati dunia baru terlihat indah dan mengagumkan dunia fana terlalu perih buat dijalani dan dunia gaib mungkin akan dinikmati. cinta dari hatimu akan melahirkan kehidupan buah dari kerja kerasmu akan dinikmati oleh kehidupan dan kematian akan membawamu pada kehidupan setelahnya 16.12.06
  • LoveNie: "apakah bisa dibilang cinta"
    bolehkah saat itu ku berucap ketika mata ini pertama tertuju padamu sedesir perasaan kagum hinggap merasa terpesonakah diriku belum tau apa namanya ketika hati ini mulai bertaut mengangguk seakan seperti naluri manusia yang tahu akan tempat hati tertunjuk entah mengapa, rasa ini menyakitkan rasa sembilu muncul ketika merasa seperti penderitaan yang tersiratkan apakah dapat bila dibilang cinta pantasakah aku dapatkan rasa itu jika semua hal seakan tidak peduli haruskah terus ku berharap satu ketika cinta ini semakin tak terkendali 25 juni 2006 (23.03)